Berita

RAKORNIS TERPADU BADIKLITPENSOS KEMENTERIAN SOSIAL

OLEH: ANANG WIJAYANTO

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Terpadu Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial Tahun 2016 yang bertema Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Menuju Indonesia Hebat, bertujuan:

a. Memetakan progress maupun kendala/kelemahan dalam mengimplementasikan program dan kegiatan di tahun 2015 yang akan menjadi feedback dan input pembenahan dan peningkatan kinerja di tahun 2016.

b. Menyamakan persepsi dan komitmen dalam mengimplementasikan program dan kegiatan di tahun 2016 dalam kerangka kerja yang kondusif dan kolaboratif di lingkungan Badiklitpensos.

c. Memformulasikan agenda strategis dan kebijakan teknis sebagai bahan dalam pengimplementasian program dan kegiatan di tahun 2017 maupun perencanaan program di tahun selanjutnya.

Kegiatan Rakornis Terpadu Badiklitpensos dibuka secara resmi pada hari kedua oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, selanjutnya Menteri Sosial memberikan arahan tentang pentingnya koordinasi agar kebijakan, program dan kegiatan Badiklitpensos selaras dengan kebijakan, program dan kegiatan unit eselon I lain di Kementerian Sosial. Perubahan setiap individu di Badiklitpensos harus terus diupayakan agar selalu update dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang menjadi landasan pokok bagi setiap individu di Badiklitpensos. Dengan demikian setiap produk yang dihasil baik oleh widyaiswara, peneliti maupun dosen sesuai dengan kebutuhan unit eselon I lain dan dapat digunakan sebagai landasan dalam setiap pengambilan kebijakan.

Kegiatan masuk pada sesi panel paparan dari narasumber yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Panel yang dibagi pada 3 panel, menghadirkan paparan dari Kabadiklitpensos, Mu’man Nuryana dengan judul Arah Kebijakan dan Program Badiklitpensos 2016, dilanjutkan dengan paparan dari Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Emmy Widayanti dengan judul Pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kediklatan Menuju Terwujudnya Percepatan Pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial. Panel dilanjutkan dengan tanya jawab. Panel kedua dilaksanakan diskusi panel oleh para sekretaris unit eselon I yang diawali dengan paparan dari Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kanya Eka Santi dengan judul Kebutuhan Pengembangan SDM Rehsos melalui Kediklatan dan Kelitbangan dilanjutkan dengan paparan dari Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Mokhamad O. Royani, dengan judul Kebutuhan Diklat & Penelitian Ditjen PFM lalu penyampaian paparan oleh Sesditjen Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin dengan judul Kebutuhan Pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial Melalui Kediklatan dan Kelitbangan di Lingkungan Ditjen Pemberdayaan Sosial, terakhir di panel sesi kedua ini oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Margowiyono dengan paparan terkait Kebutuhan Pengembangan SDM Kesos Melalui Kediklatan dan Kelitbangan di Lingkungan Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial.

Pada panel akhir, penyampaian paparan dari Deputi Diklat Aparatur Lembaga Administrasi Negara Dr. Muhammad Idris, dengan judul Good Training Governance: Alternatif Memperkuat Pengembangan Kompetensi SDM Kemensos lalu paparan dari Inspektur Bidang Penunjang Kementerian Sosial, I Wayan Wirawan, menyampaikan paparan dengan judul Kebijakan Pengawasan Tahun 2016. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab pada setiap paparan.

Pada hari ketiga dilaksanakan Diskusi Kelompok yang dibagi pada Rakornis Program yang membahasa OTK UPT Badiklitpensos, Rakorbang Pengembangan SDM Kesos serta Rencana Umum Pengadaan dan Tertib Pengelolaan Keuangan di lingkungan Badiklitpensos, lalu Kelompok Rakor Diklat Kesos: Sinergi Program Diklat 2016, Pengembangan SDM Kesos melalui Diklat Berbasis IT dan terakhir kelompok Himpenindo dengan Sosialisasi Kelembagaan dan Program Kerja Himpenindo. Selanjutnya dilaksanakan agenda menyampaikan hasil pembahasan dari tiap-tiap kelompok kerja baik dari Kelompok 1 yang bertemakan Pengembangan Widyaiswara dan Kegiatan Lainnya, Kelompok 2 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai, Kelompok 3 bertema Standar Biaya Keluaran (SBK) dan Kelompok 4 Penjaminan Mutu Diklat. Dilanjutkan dengan tanggapan dari peserta terhadap hasil masing-masing Kelompok Kerja dan kegiatan diakhiri dan ditutup oleh Kepala Badiklitpensos.